SINGKUT — Pelaksanaan proyek revitalisasi di SD Negeri 206/VII Simpang Nibung, Kecamatan Singkut, mendadak menjadi sorotan publik. Pasalnya, pengerjaan proyek yang menelan anggaran fantastis senilai lebih kurang Rp 800.000.000 tersebut diduga kuat terindikasi sarat penyimpangan dan penyelewengan (mark up) anggaran.
​Berdasarkan temuan di lapangan, terdapat sejumlah item pekerjaan yang disinyalir tidak sesuai dengan spesifikasi teknis yang direncanakan:
​Pekerjaan Pondasi: Pondasi bangunan yang seharusnya menggunakan batu gunung diduga dimanipulasi dengan hanya menggunakan batu kali.
​Rangka Atap & Plafon: Pengerjaan rangka atap dinilai asal-jadi, serta penggunaan material baja ringan/hollow untuk rangka plafon yang kondisinya sangat tipis dan mengabaikan standar kualitas maupun keamanan jangka panjang.
​LSM KCBI Angkat Bicara: Minta APH dan BKP Audit Menyeluruh
​Menanggapi dugaan kecurangan tersebut, Ketua LSM Kemilau Cahaya Bangsa Indonesia (KCBI) tegas angkat bicara. Ia mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) bersama Badan Pemeriksa Keuangan/Pembangunan (BKP/BPK) untuk segera turun ke lokasi dan melakukan audit menyeluruh terhadap fisik bangunan maupun pertanggungjawaban anggaran proyek tersebut.
​”Kami meminta dengan tegas agar APH dan BKP segera melmelakukan audit secara menyeluruh terhadap pelaksanaan kegiatan revitalisasi di SDN 206/VII Simpang Nibung ini. Jangan ada yang ditutup-tutupi, karena di mata hukum semua sama (Equality Before the Law),” tegas Ketua LSM KCBI.
​Lebih lanjut, pihak LSM KCBI menekankan pentingnya transparansi guna mendukung tercapainya Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP). Transparansi pengelolaan uang negara, khususnya di sektor pendidikan, sangat krusial agar sarana penunjang belajar murid tidak berisiko membahayakan keselamatan akibat kualitas bangunan yang asal-asalan.
​Masyarakat dan berbagai elemen instansi kini menunggu langkah konkrit dari pihak dinas terkait serta aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas indikasi penyimpangan dana revitalisasi ratusan juta rupiah tersebut. (Red)

Tinggalkan Balasan

Designed with WordPress

Silahkan Menghubungi Kami, terima kasih

Eksplorasi konten lain dari Laut Biru Sumatera News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca