
MURATARA – lbsnews.com – 25 September 2026 – Dua siswi berprestasi asal Desa Bingin Ulu, Kecamatan Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) diberangkatkan ke Yogyakarta untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
Berdasarkan pantauan wartawan http://lbsnews.com di lapangan, dua siswi tersebut bernama Dhelta Dwiyanti dan Latut Lasmira.. Keduanya dikenal sangat berprestasi sejak duduk di bangku SD hingga SMA dan selalu meraih nilai terbaik di sekolahnya.
Namun, keduanya lahir dari keluarga kurang mampu sehingga hampir tidak bisa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Yudi, ayahanda Delta, saat dibincangi awak media mengatakan anaknya hampir putus asa karena keterbatasan biaya.
“Sebelumnya berbagai upaya telah saya lakukan agar anak saya bisa melanjutkan pendidikan, namun semakin kuat saya berusaha tetap tidak dapat mengumpulkan uang untuk pendidikannya,” ujar Yudi.
Ia menceritakan, saat mengambil rapor anaknya di SMA Negeri 1 Rupit, salah satu guru menyarankan agar Dhelta tetap melanjutkan kuliah. “Rugi kalau anak seperti Delta tidak melanjutkan pendidikan, anaknya sangat pintar dan berprestasi,” kata Yudi menirukan ucapan guru di SMA Negeri 1 Rupit.
Kini berkat dukungan berbagai pihak, Dhelta dan Latut akhirnya mendapat kesempatan untuk menimba ilmu di Yogyakarta.

Kisah Delta: Hampir Putus Asa, Kini Diterima di Universitas AKPY Yogyakarta
Delta menambahkan, dirinya sempat hampir putus asa karena kondisi ekonomi keluarga.
“Sebelumnya saya hampir putus asa karena tidak bisa kuliah, tapi karena keadaan keluarga saya hanya bisa pasrah. Saya juga sudah kasihan melihat ayah dan ibu saya berusaha termasuk berkoordinasi ke pihak pemerintah Muratara karena mereka mendengar ada kuliah gratis dari pemerintah daerah, namun usaha mereka tetap saja sia-sia,” ungkap Delta.
Akhirnya ia mendapat informasi dari keluarga tentang jalur kuliah gratis bagi siswa berprestasi. Ia kemudian mengikuti tes secara online.
“Alhamdulillah akhirnya saya diterima di salah satu universitas AKPY Yogyakarta dan mendapat nilai terbaik. Saya sangat bersyukur kepada Tuhan, akhirnya usaha dan doa orang tua saya dikabulkan. Alhamdulillah semua biaya mulai dari ongkos travel, pesawat, tempat tinggal dan makan minum semua ditanggung oleh pihak kampus, termasuk juga uang jajan,” tutup Delta.
Latut Lasmira, Berangkat Lewat Jalur KIP
Sedangkan Latut Lasmira yang sejak kecil hidup menumpang di rumah nenek dan kakeknya yang sudah lanjut usia, berangkat melalui jalur KIP.
“Saya mendapatkan jalur KIP, sebelumnya juga ikut mendaftar di kampus Delta namun saya tidak lulus. Saya dari kecil tinggal bersama nenek dan kakek saya yang sudah tua, namun semangat tidak padam untuk berjuang agar saya bisa kuliah. Akhirnya meskipun tidak dapat kuliah seperti kawan saya Delta, namun berkat kuasa Allah saya juga bisa berangkat menambah ilmu di Yogyakarta melalui jalur KIP,” papar Latut Lasmira.
Keduanya diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Muratara untuk terus berprestasi meski dalam keterbatasan.(Redaksi)

Tinggalkan Balasan